Feed on
Posts
comments

Jika seseorang bertanya padamu, mengenai alasan mengapa engkau hidup, apakah kamu bisa menjawabnya??

Jika seseorang bertanya padamu, Bila hidup adalah sebuah pilihan, apakah kamu yakin bahwa pilihanmu adalah yang terbaik??

Jika seseorang bertanya padamu, Apakah kamu sudah tahu kemana arah tujuan hidupmu, apakah kamu telah mengetahui kemana kamu akan melangkah??

Dan jika seseorang bertanya padamu, Mengapa Tuhan menciptakan kamu dan memberikan kehidupan padamu, apakah kamu sudah mengerti maksudNya terhadap kamu??

Alasan untuk tetap hidup..Bagaimana saya dapat mengetahui mengapa saya harus hidup ketika saya telah membenci kehidupan saya??

Dan bagaimana saya dapat tahu apakah pilihan saya itu tepat padahal saya sekalipun tidak pernah memilih?? bagaimana saya telah tau arah dan tujuan hidup saya padahal saya sama sekali belum melangkah?? belum membuat keputusan??

Dan dengan cara apa saya tahu apa maksud TUHAN dalam hidup saya padahal saya tidak pernah bercakap-cakap denganNYA?? tidak pernah belajar untuk mengenal DIA, apalagi untuk mendengar suaraNYA??

Mungkin inilah yang menjadi jawaban saya atas pertanyaan-pertnyaan di atas. Ketika saya merenungkan hal ini, dibenak saya hanya muncul semua kejelekan saya dan keburukan yang telah saya perbuat..semua begitu rupa menghujam alam bawah sadar saya sehingga membuat saya seakan-akan seperti sebuah barang usang yang telah lama terbuang..Saya kehilangan harapan, saya kehilangan motivasi, saya kehilangan semangat dan yah…I’ve lost all the things..

Seorang motivator pernah berkata, bahwa kita harus menjadi pejuang-pejuang impian pada saat kita masih muda, agar kita tidak menjadi tawanan-tawanan penyesalan disaat kita tua. Namun bagi saya, impian seperti apa yang harus saya perjuangkan??saya telah kehilangan impian saya, bahkan semangat dan harapan saya untuk meraih impian-impian itu.

Kemudian masih dari motivator yang sama. “Hati-hati dengan perkataanmu. seseorang yang merasa bahwa ia tidak bisa melakukan sesuatu, tetap tidak akan dapat melakukan sesuatu itu meskipun ia SEBENARNYA BISA. karena alam pikirannya yang mengatakan ia TIDAK BISA, dan ia tidak ingin menyalahkan dirinya karena KETIDAK BISAANNYA…”.

Well..setidak-tidaknya kalimat dari sang motivator ini telah memberikan sedikit kelegaan bagi saya.. memberikan secercah sinar untuk saya dapat berharap bisa keluar dari kondisi saya…mungkin sampai saat ini, 2 hari, 2 bulan, atau bertahun-tahun setelah ini saya tetap tak bisa secara pasti menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. namun ada beberapa hal yang dapat saya ambil dari apa yang dikatakan motivator tersebut.

Jika saya memang tidak pernah dapat mengetahui apa alasan untuk saya hidup, maka saya akan tetap berusaha dan berjuang untuk hidup. meskipun tanpa alasan yang jelas, saya akan berusaha agar saya tetap dapat bertahan hidup, setidak-tidaknya saya dapat hidup bagi mereka yang selama ini telah mendukung saya bagaimanapun keadaan saya.

Jika hidup ini adalah sebuah pilihan, dan apabila saya telah memilih jalan yang keliru, maka saya akan tetap berjalan pada pilihan saya. Bukan berarti saya bebal. Namun saya percaya, bahwa setiap jalan yang kita pilih akan selalu ada resikonya. Salah atau benar kebanyakan hanya persoalan pandangan orang lain. Ketika kita percaya pada TUHAN dan tetap melangkah, tidak akan ada sesuatu yang sia-sia. Meskipun kecil, segi positif dari tiap pilihan akan selalu ada.

Jika memang saya tidak akan pernah tahu kemana saya harus melangkah, maka saya akan tetap melangkah. Karena meskipun langkah saya akan menghadapi rintangan dan ujian yang sangat berat dan bahkan meski saya tidak dapat melewatinya dan gagal di tengah jalan, setidak-tidaknya saya sudah membuktikan bahwa saya jauh lebih baik daripada seorang yang TIDAK MAU MELANGKAH SAMA SEKALI…setidak-tidaknya akan ada orang yang mengenal saya meskipun dari kegagalan saya…semoga mereka bisa belajar dari kegagalan saya..dan mereka menjadi berhasil karenanya..

Dan meskipun sampai kapanpun saya tak pernah tau mengapa TUHAN menciptakan saya, saya hanyalah seorang hamba..untuk apapun yang IA akan lakukan pada saya, saya hanyalah seorang hamba yang akan menjadi seperti apa yang diinginkan TUANnya. meskipun saya tak pernah tau, tak pernah mengerti apapun, saya hanyalah seorang hamba..terjadilah apa yang dinginkan TUAN terhadap hambanya…

Dan untuk sebuah Alasan…Dan untuk sebuah pilihan..semuanya kembali pada pribadi yang menjalankannya…selebihnya, orang lain yang akan melihat dan menilai apakah itu baik bagi mereka atau tidak, bukan benar atau salah, bukan pantas atau tidak pantas..tidak lebih dari itu…

Entahlah..bagaimana caranya atau dengan apa segala sesuatunya dapat berjalan hingga hari ini…sampai pada tahap ini, saya dapat melewati tahun ini…

Segala sesuatu seperti berjalan begitu saja..dan tampaknya memang segalanya berlalu seiring mengalirnya waktu. Yang ada di belakang kini telah menjadi bagian dari sejarah. Dan yang ada kini masih harus saya hadapi untuk kemudian saya lalui, dan yang akan datang mungkin sedang menanti untuk dapat diraih.

Tanpa saya sadari, usia 23 sudah saya lalui begitu rupa…Biar bagaimanapun saya tetap harus bersyukur atas apa yang ada pada saya sekarang. Bersyukur untuk keadaan saya, terutama keadaan keluarga saya…sebab, ini semua benar-benar tidak pernah terpikirkan oleh saya..benar-benar diluar rencana saya… Kadang saya merasa bahwa apa yang saya dapat kini sama sekali tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan..sama sekali berbeda denga cita-cita saya..Saya ingin menjadi A, namun Tuhan menjadikan saya B. Saya ingin memiliki C, namun Tuhan memberikan saya D. Saya berharap untuk E, namun Tuhan membawa saya pada F… Demikian lah yang saya rasakan saat ini..semua diluar apa yang saya pikirkan dan apa yang saya harapkan.

Namun saya boleh katakan, saya ada sebagimana saya ada saat ini, itu semua karena TUHAN, dan karena DIA TAHU YANG TERBAIK BAGI SAYA, DAN DIA TELAH MEMBERIKAN YANG TERBAIK ITU BAGI SAYA, MESKIPUN SAYA SERINGKALI TIDAK MENGERTI APA YANG MENJADI KEHENDAK-NYA…..Namun DIA tetap memberikan dan menjadikan segala sesuatu seturut rencanaNya..

saat ini saya hanya tahu bahwa saya menjalani 1 tahun ini tidak dengan baik. saya banyak mengeluh tentang keadaan saya, terutama dalam pekerjaan saya. saya tumbuh jauh melenceng dari track yang seharusnya saya jalani. saya menjadi seorang pemberontak, saya menjadi seorang yang sangat dengki terhadap keberhasilan orang lain, saya tumbuh diluar siapa saya sebenarnya, saya bersembunyi dalam topeng kemunafikan saya… banyak hal yang dapat Anda jadikan senjata untuk menyudutkan saya, dan kalaupun itu Anda lakukan maka saya sama sekali tidak akan melawan…saya tidak memiliki pembelaan sama sekali terhadap diri ini..saya sadar, ada banyak hal yang terjadi begitu saja dan  tidak ada alasan bagi saya untuk mencari pembelaan…karena bagaimanapun saya telah melakukannya…

Seringkali saya mendapati diri saya dalam kebuntuan..dan jika sudah buntu, barulah saya menengadah ke atas..memohon pada TUHAN..dan sampai saat ini saya tidak pernah mengerti mengapa DIA begitu BAIK terhadap saya.. seakan-akan DIA malah menyambut saya setiap kali saya datang karena merasa berdosa..karena merasa bersalah..yah..saat-saat seperti itu yang saat ini saya rindukan..saat2 bersekutu dengan DIA..saat2 indah ketika bersimpuh di kakiNya…

Saat ini, saya tidak tahu lagi apa yang harus saya tuliskan…setiap apa yang telah saya lalui benar-benar seperti sebuah mimpi yang sangat panjang…segala sesuatunya dapat berubah-ubah dengan begitu cepat..kadang saya menjadi orang yang benar-benar bersemangat, militant, benar-benar berapi-api dan Cinta TUHAN..dan dalam sekejap pula saya bisa menjadi orang yang tidak punya semangat, putus asa, marah, iri, dengki, dan sebagainya..namun 1 hal yang tidak akan pernah berubah dari dahulu sampai sekarang,

” KASIH TUHAN, TIDAK AKAN PERNAH BERUBAH”…. bukan aku yang telah kembali padaMu…bukan aku yang telah sadar akan dosa-dosaku dan ingin kembali padaMu..NAMUN ENGKAU LAH YANG TELAH TURUN UNTUK MEMANGGILKU KEMBALI PADA JALANMU..ENGKAU YANG TELAH MENARIK AKU KEMBALI PADAMU…kalau bukan karena Tuhan..kalau bukan karena Kasih…aku hanyalah debu yang tiada berarti…

Thank You, Lord Jesus Christ, saya telah dapat melalui 1 tahun ini..terimakasih untuk segala yang sudah Tuhan berikan untuk saya…

Untuk semua orang yang baik disengaja maupun tidak disengaja telah saya sakiti atau saya lukai, I’m so sorry..thanks…

Rabu, 29 Oktober 2008…

Waktu menunjukan pukul 17.30 saat saya memutuskan untuk pulang dari bekerja. waktu itu saya pikir belum terlalu macet..biasanya di daerah saya, kemacetan dimulai pukul 18.00 dan puncaknya pada pukul 18.30 - 19.00..

Namun ketika saya telah berada dijalanan, semuanya ternyata diluar dugaan..sungguh..luar binasa kemacetan yang terjadi di jakarta sore saat itu..dari keluar kantor di daerah slipi sampai ke daerah rumah di cengkareng,  kecepatan rata2 mungkin cuma 20-40km/j…dahsyat boo..

Seringkali gw denger dari pembicaraan temen2 gw, bacaan di kantor, pendapat2 orang2, dsb. tentang penyebab kemaceta..dari semua yang gw denger, kebanyakan mereka menyalahkan :

1. Pemerintah yang dibilang ga becus menangani masalah lalu lintas,

2. Bus TransJakarta ato yang tenar disebut BUSWAY yang terkenal dengan Jalur Busway nya,

3. Angkot dan Bis Umum yang konon katanya hoby ngetem dan berhenti sembarangan,

4. Motor, secara 1 orang 1 motor trus suka ngebut, suka nyelip2, belok sembarangan, dll…dll…dll…dll…..

Namun PERNAHKAH ANDA BERPIKIR MENGENAI “KENDARAAN PRIBADI” ??? alias MOBIL PRIBADI…sore itu saya berpikir seperti ini, jika 1 orang punya 1 mobil pribadi, maka misalnya ada 6 orang berarti ada 6 mobil pribadi.. dan jika digunakan bersamaan, maka dalam 1 jalan ada 6 orang dan 6 mobil..itu baru 6…sedangkan di Jakarta ini kan banyak sekali orang2 yang memiliki mobil. mulai dari yang kecil sampe yang besar..dari yang murah sampe yang harganya selangit..dari yang merek jepang, cina, eropa, amerika bahkan mungkin nanti ada mobil dari India… gmana jakarta ga macet coba??mungkin begitulah analoginya..

bayangkan apa yang terjadi jika di analogikan seperti ini…6 orang dalam 1 mobil…apa yang akan terjadi??? bukankah akan mengurangi kemacetan??ya ga banyak c..tapi setidak2nya mengurangi walau sedikit…

Tapi nyatanya, orang2 kita terlalu sombong atau ya mungkin bagi mereka akan mengganggu privasi atau…gengsi…jika harus menumpang dalam mobil orang lain..yah..setidak2nya jika bepergian menggunakan mobil pribadi kan akan dibilang SUKSES..DIPANDANG HORMAT oleh orang lain…yah,..apapun alasannya..dan kadang mereka2 ini dengan seenaknya menyalahkan pemerintah yang dituduh ga becus lah…nyalahin angkot yang ngetem sembarangan lah…atao nyalahin pengendara motor lah…padahal apa???lihatlah dulu diri kalian sendiri…

khusus untuk Angkot..sopir angkot tepatnya…saya ingin berkata begini.. “WAHAI ORANG2 BERDUIT YANG MEMILIKI PULUHAN BAHKAN RIBUAN MOBIL PRIBADI..PERNAHKAH KALIAN MENGHITUNG BERAPA BIAYA YANG HARUS DIKELUARKAN SEORANG SOPIR ANGKOT UNTUK SATU RUTE PERJALANAN?? MULAI DARI BENSIN, PUNGLI, DAN SEBAGAINYA??? DAN PERNAHKAH KALIAN HITUNG SELISIH UNTUNG RUGINYA?????”…

kalian mungkin ga pernah berpikir hal itu karena bagi kalian mendapat uang itu mudah..kalian dengan mudahnya menuduh mereka yang sering ngetem sembarangan..menyalahkan bahwa mereka biang kemacetan…tapi apa kalian pernah berpikir, bahwa sebenarnya KALIAN LAH SUMBER UTAMA KEMACETAN??? 1 orang 1 mobil???waw..sucksss….Gila..gw bener2 kesel banget liat nya..

omongan gw bukan tanpa alasan..gw juga pernah bawa mobil sendiri..dulu juga gw suka nyalahin orang lain..terutama angkot..tapi setelah gw liat dengan mata kepala gw sendiri soal ini, pandangan gw jadi berubah..

Coba lah sedikit melihat kebawah…Jangan keenakan diatas…liatnya atas mulu…ntar kesandung baru tau rasa lo…Cah..Cah…Ojo Dumeh…jangan sombong…Ok???

Tulisan ini dibuat dalam situasi yang tidak begitu baik…entah itu mungkin karena iri, karena benci, karena senang, karena sedih, karena marah, atau apalah…saya juga tidak begitu mengerti keadaannya…

kalau Anda disodorkan dengan pertanyaan seperti ini, Anda mau jadi Pemain Cadangan di sebuah Team sekelas MU, Chelsea, Intermilan, Real Madrid, dsb..atau Menjadi Pemain Inti yang sangat diandalkan di Tim2 Gurem??

atau Anda pilih menjadi peran FIGURAN di Film Box Office atau menjadi Aktor/Aktris UTAMA di drama-drama kecamatan???

Dan kalau pertanyaan itu ditujukan pada saya, terus terang saya juga masih bingung mana jawaban yang akan saya ambil..tapi untuk saat ini, better saya menjadi pemain inti di tim gurem, atau menjadi pemain utama di drama-drama kecamatan…memang terlihat kecil..Namun setidak2nya akan ada orang yang akan menghormati saya, atau setidak2nya kagum pada saya meskipun saya juga hanya orang2 kecil seperti yang lainnya di tempat itu…

ketimbang saya hanya menjadi pemain cadangan atau pemeran figuran…meski saya sudah berlatih dengan giat, saya tetaplah pemain cadangan..meski mungkin pelatih akan menjanjikan tempat utama di starting eleven team atau sutradara menjadikan saya pemeran pembantu dalam film2 yang akan datang..untuk saat ini saya hanyalah pemain cadangan dan pemain figuran..titik..seorang yang terkadang hanya sekedar sebuah titik dalam suatu gambaran lukisan yang besar dan indah..

Saya tidak ingin menyalahkan sutradara, pelatih, aktor utama box office atau pemain2 top lainnya..mungkin memang saat ini kualitas pada diri saya hanya terbatas pada peran2 kecil tadi..

saya sering melihat bagaimana orang2 begitu mengidolakan CR7, KAKA, atau pemain2 film terkenal seperti Keanu Reeves, Tom Cruise, dll..semua memandang ke arah mereka dan ingin seperti mereka..kadang apa yang mereka ingin pun sepertinya mudah dicapai dan banyak orang yang akan mendukung keinginan mereka..bahkan bila mereka dalam kejatuhan pun akan ada banyak yang mendukung dan mensupport mereka

namun apa yang terjadi dengan pemain cadangan??atau apa yang terjadi dengan pemain figuran??mungkin pada saat mereka bermain baik saja maka orang2 akan memuji mereka..mendukung mereka..dan apa yang akan terjadi jika mereka melakukan kesalahan atau bermain buruk dalam sebuah pertandingan atau permainannya?? silahkan Anda2 jawab sendiri..karena mungkin tulisan ini dapat menyudutkan satu atau dua pihak, maka saya tidak ingin menjawab pertanyaan ini..

bicara soal tanggung jawab juga kadang seperti itu..apa yang diinginkan pemain utama tim besar mungkin sesuatu yang sangat urgent APAPUN ITU..namun kebutuhan pemain cadangan hanyalah sebuah..yah..hanya sepelelah APAPUN ITU..jadi bisa kapan2 deh..ga dilaksanain juga gak apa2..toh ga pengaruh banyak..mereka ga ada pun masi ada pemain lain yang mau jadi cadangan atau figuran…toh kebutuhan atau keinginan mereka cuma sepele..keciiilll..ntar juga mundur sendiri..ya maybe 1 atau 2 hukuman atau teguran akan membuat mereka jera karena takut dikeluarkan dari tim cadangan atau ga lagi mendapat peran figuran sama sekali…

Ironis memang..tapi itulah hidup..Jadi pilih yang mana ya??

Tulisan lainnya..masih dalam keadaan seperti tulisan terdahulu..sebenarnya sudah menyadari dan memahami setiap keadaan yang ada..namun tetap saja jiwa ini masih terperangkap dalam labirin yang sama..hanya berputar2 di daerah yang itu-itu saja.

Ketika saya menyadari bahwa saya hanyalah seorang manusia biasa..yang menurut orang bijak tidak akan pernah luput dari sesuatu yang bernama kesalahan..yang masih menurut orang bijak selalu harus berjuang untuk hidup..yang lagi-lagi masih menurut orang bijak adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup seorang diri..namun diantara sekian banyak kata-kata mutiara orang bijak itu..saya masih tidak mengerti apa yang sebenarnya harus seseorang lakukan agar hidupnya terasa mempunyai arti bagi orang lain..agar setidak-tidaknya orang lain mengakui eksistensi dirinya..bahwa dia memang ada..bahwa dia memang nyata sebagai seorang manusia..semacam berharap akan pengakuan dari orang lain..kan tadi disebutkan bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa orang lain..tapi mengapa seringkali juga seseorang tidak menyadari keberadaan orang lain itu sebagai seorang MANUSIA seutuhnya..seseorang sepertinya hanya memandang seseorang yang utuh dan 100% manusia jika derajat atau kedudukan orang lain itu lebih tinggi dari dirinya..jika ia hanya sekedar seorang bawahan hanya seperti setengah manusia saja..lalu yang setengah lagi apa???

Masih mengutip kata-kata dari orang bijak..bahwa sebagaimana pandai atau hebatnya seseorang ia tetaplah seseorang manusia..baik ia adalah seorang president, panglima perang, CEO, CIO, atau apalah yang ada di top level…maupun ia yang hanyalah seorang gelandangan, seorang pedagang, seorang tukang copet sekalipun..seorang pembunuh..perampok..atau seorang yang hampir mati sekalipun..ia tetaplah manusia biasa..tidak ada bedanya..tetap seorang manusia..tapi mengapa sepertinya setiap orang seakan-akan membedakan antara 1 dengan yang lainnya???

banyak pertanyaan yang terbesit di benak saya mengenai seorang manusia..makhluk ciptaan TUHAN yang paling sempurna..yang diciptakan dari debu tanah..yang kepadanya dihembuskan nafas kehidupan..yang kepadanya dikaruniakan akal dan pikiran yang melebihi makhluk ciptaan TUHAN yang lain…

manusia..manusia..manusia..saya hanyalah seorang manusia..untuk segala hal yang telah saya lakukan..untuk segala hal yang sedang saya lakukan..dan untuk segala hal yang belum saya lakukan..saya hanyalah seorang manusia..apakah karena keadaannya maka akan menentukan bahwa seseorang itu pantas atau tidak pantas untuk dihargai???

Mencoba mengubah sesuatu hal dengan sebuah usaha yang agaknya malah terlihat sia-sia..mencoba mengubah pandangan sesorang agar diri sendiri nampak lebih baik..namun setelah mencoba segala sesuatu agar tampak lebih baik, PADA AKHIRNYA SAYA HANYALAH SEORANG MANUSIA BIASA..

I think I have tried to do my best..uhm..if u don’t agree with this statement, I will change to, " I’ve tried to be better"..maybe this is more suitable than the old one..or If you still don’t agree with the new one??yes..tell me whatever you want..you can call me silly, you can call me stupid or something more than that..DUMB..IDIOT..or anything..it’s okey for me now..

but finally, i’m only a human..a weak species that always do something wrong..as you like..manusia memang tidak pernah luput dari kesalahan. saya sadari benar hal ini. namun dari setiap kesalahan hendaknya manusia itu sadar dan belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama…hehe..memang terdengar sangat mudah..atau mungkin memang sangat mudah apabila keadaan sekitar Anda mendukung Anda untuk berubah menjadi lebih baik..

Atau akan menjadi sangat sulit apabila keadaan sekitar Anda hanya cenderung menyalahkan dan mendiskreditkan Anda..tentu Anda perlu tenaga ekstra bahkan sampai berpuluh2 kali lipat untuk dapat bangkit dari situasi seperti itu..

Bagaimana perasaan ingin dihargai?? sepertinya masalah seperti ini ga akan ada habisnya ya..mungkin di tulisan terdahulu saya pernah bilang klo kita ingin dihargai maka hargailah orang lain terlebih dahulu..namun apabila kita udah menghargai tapi kita tetep ga dihargai??? tetep jangan salahkan orang itu lah..mungkin emang kita belum pantas untuk dihargai..atau mungkin nanti ada orang lain yang akan menghargai kita..menghargai setiap jerih lelah kita..menghargai setiap usaha kita..menghargai setiap tetesan keringat dan air mata kita…cieee..berlebihan banget…lagian kan Pak Mario Teguh pernah bilang klo kita merasa ga dihargai, kita harus mikir lagi, kita ini berusaha untuk menyenangkan atasan atau karena kita mencintai pekerjaan kita??? hahahahaha…

Toh kalo dipikir2 memang terkadang kita ga menyadari kalo kita mungkin udah melakukan kesalahan dalam pekerjaan kita..klo emang kita udah berbuat salah, apa kita masih pantas untuk menerima penghargaan?? yang salah ya salah..udah ga perlu dicampur adukan dengan alasan lain..namanya juga udah salah..masih minta dihargai..apa pantas??

Finally, I’m only a human..sebuah ungkapan yang keluar disaat seseorang sudah benar-benar merasa bahwa dia hanyalah sebuah titik kecil yang tidak berarti yang terdapat dalam sehelai lembaran kertas putih..tidak ada tempat untuk bersembunyi..tidak ada topeng untuk menutupi wajah yang tak mampu lagi terangkat..tidak ada kaki untuk dia dapat berlari dari semua ini..berpasrah pun sepertinya tidak akan membuat permasalahan selesai..malah mungkin akan membuat segalanya makin suram..karena bagaikan titik hitam dalam selembar kertas..kemanapun ia pergi..pandangan mata semua orang akan selalu mengikutinya….

Finally..I’m only a human…

When everything are going worse.. ya.. saat segala sesuatunya menjadi lebih buruk..atau akan lebih halus lagi bila dikatakan demikian.. "SAAT SEGALA SESUATUNYA TERLIHAT MAKIN BURUK" …

Ketika segala daya dan upaya kita selama ini hanya terlihat sebagai sebuat titik kecil yang kadang kalau ingin dilihat, seseorang harus mengerutkan dahinya dan menciutkan pupil matanya..barulah titik itu akan terlihat..atau mungkin sebaliknya..sangat-sangat besar, dan karena terlalu besar semuanya jadi tidak terlihat..bagaikan selembar kertas putih..yang akan lebih terlihat adalah bila ada setitik noda di tengah kertas itu..maka hal yang lebih terlihat adalah noda setitik itu, dari pada lembaran kertas putih yang ada disekitarnya…

bisa dianalogikan demikian..atau ada yang salah dengan analogi tersebut??? kalau memang ada yang merasa analogi ini salah, silahkan saja..toh ini hanya pendapat saya sepihak..sah-sah saja toh??

Entah siapa yang salah dan siapa yang benar..dalam segala hal manusia memiliki pemandangan yang berbeda-beda akan sesuatu hal yang ada di hadapannya..seperti sebuah timbangan..perlakuan adil dan tak adil itu bedanya hanya sepersekian milligram..setiap usaha manusia, setiap jerih lelah manusia seakan berbanding terbalik dengan pandangan mata seseorang..kadang atau bahkan seringkali seorang penjilat akan terlihat sangat hebat daripada seorang petarung..seorang yang mampu tampil baik "setiap saat" akan jauh lebih efektif jika dibandingkan dengan seorang yang "invisible"…tapi itulah "strategi"…pada zaman sekarang kita perlu melakukan segala sesuatunya "SE-EFEKTIF" mungkin..ga perlu lah bersusah payah dibelakang layar…yang terpenting adalah yang terlihat di depan layar..hehehe..Am I Wrong???

Apakah tulisan2 saya ini bernada celaan??sindiran?? atau curahan seorang yang iri dengan orang lain??hahahaha…Anda dapat menilainya sendiri dengan pola pikir Anda..yah..mungkin saya salah dalam pengucapan saya..karena saya bukan seorang penulis..

tapi disaat segala sesuatunya semakin terlihat buruk..seorang yang invisible itu mungkin harus mengubah strateginya ya???apakah ia harus jadi penjilat juga??jadi seorang yang "EFEKTIF" juga??? hehehe..saya rasa tidak..mungkin memang dia kurang berjuang aja kali ya??kurang semangat…kurang disiplin..kurang fight..kurang struggling…kurang segala2nya…dia harus berusaha jadi lebih baik lagi..

Mungkin dengan cara itu, walau tidak "EFEKTIF" tapi mungkin..(yah..cuma mungkin..ga berharap lebih) orang lain akan menyadari segala apa yang dia perbuat..atau minimal ya menghargai lah…cukup dengan ucapan..ga perlu lah yang muluk2 kaya "Salary" ups..jadi kelepasan deh tuh…hahahaha…ga kebayang ya hari depan yang akan dihadapi..makin berat banget coy..tapi ya mau ga mau..ga boleh mengeluh melulu..syukuri apa yang uda di dapet..mau baik atau buruk itu ga jadi soal…yang penting usahanya bung…kerja dulu baru dapet makan…jangan maunya cuma nuntut mulu kalo jadi orang…

yah kalaupun setiap usaha itu akan sia2 karena setitik noda, biarlah usaha itu terus kita lakukan..jangan pernah berhenti karena cuma setitik noda dan pandangan2 sinis dari orang lain…keep the FAITH…jangan menjadi dendam dengan orang lain..jangan jadi patah arang…BUKAN DENGAN KUAT GAGAHKU, MAKA AKU BISA MENJADI SEPERTI AKU YANG SEKARANG..KALAU BUKAN KARENA ANUGRAH..KALAU BUKAN KARENA KASIH BAPA..AKU BUKANLAH AKU YANG SEKARANG…

When Everything Are Goin’ Worse..saat segala sesuatunya bertambah buruk, KASIH TUHAN YESUS AKAN SELALU BAIK….

Wednesday, June 18, 2008…

Hari yang cukup cerah, kalo ga mau dibilang cukup panas..dapet tugas dari boss u untuk pergi ke daerah Cibitung..karena memang hari itu jadwal gw bwat ke situ..harus maintenance ke salah satu pabrik..singkat kata gw berangkat ke sana dengan menumpang bareng 3 temen kantor gw yang hari itu mau pergi ke pabrik yang ada di daerah Pulogadung..rencananya nanti dari Pulogadung gw mo naek taxi bwat ke Cibitung..kan lumayan ngirit ongkos taxi tuh..hehe..

waktu nyampe di Pulogadung, gw lalu naik taxi dengan sopir "Bpk.J"..maap gw pake inisial karena ga etis juga klo nyebutin merk..hehehe…waktu itu jalanan cukup macet (padahal biasanya juga macet seh..(_ _") )…sambil mengendarai taxinya yang keliatannya cukup kotor dan walaupun mobilnya keluaran tahun 2000an tapi uda ga gitu terawat juga sih..pak J lumayan banyak cerita2 soal kehidupannya dan yah..biasalah kehidupan kami-kami sang rakyat kecil ini..beliau bilang, semalem beliau baru aja bawa si minah (minyak tanah-red) ke Jakarta..padahal kan setau gw itu ga boleh..bisa dikatakan penyelundupan coy..bahaya tuh..beliau juga bilang sih itu bahaya banget..padahal upahnya ga seberapa..tapi yah, beliau bilang lumayan rejeki..soalnya narik taxi sekarang2 ini susah banget ngejar setorannya..saingan makin banyak, trus pengeluaran bwat bensin juga makin banyak, eh yang naik taxi malah makin dikit..yah that’s human..

Beliau banyak berkeluh kesah tentang ruwet dan sulitnya hidup di kota besar kaya gini..bayangin aja..untuk membantu menutup kebutuhan ekonomi, beliau sampe ngambil resiko pekerjaan yang kaya gitu..gmana tuh critanya??mana resikonya klo ketangkep bisa dipenjara lagi…tapi balik lagi..ini urusan perut man..uda abu2 deh yang namanya bener ato salah..beliau bilang lumayan bwat nambah2in uang belanja Istri..klo gitu siapa yang harus disalahin ya??pemerintah kita??atau Pak J itu??atau si juragan minyak?? padahal masih banyak juga loh orang di Jakarta yang butuh minyak tanah karena ternyata gas 3 kiloan susah dicari juga tuh..so complicated, isn’t it??

ok..berlanjut lagi pas gw pulang dari pabrik..gw naik taxi again neh..hehe..tapi beda perusahaan..dengan sopir Pak Purwanto..kali ini gw nyebut merek karena gw cukup kagum sama bapak satu ini..tapi bukan berarti gw mau promosi sama perusahaan taxinya dia nih..aseli…yap..okey..Pak Purwanto, sopir taxi dengan nomor pintu DB1246…

Pak Purwanto..beliau terlihat begitu ceria sore itu…terlihat dari cara bicara dan raut wajahnya yang sesekali menengok ke arah saya yang duduk di bangku belakang…beliau terlihat begitu senang dengan pekerjaannya sebagai sopir taxi dan begitu bangga dengan perusahaan tempat ia bekerja sekarang..dia becerita bagaimana perusahaan mereka bisa menjadi sebesar sekarang..sama halnya dengan Pak J tadi, beliau juga bercerita mengenai kesulitan2 yang dialaminya..susahnya ngejar setoran, kebutuhan yang makin meningkat, persaingan dengan perusahaan sejenis, dan sebagainya..beliau juga bercerita klo banyak juga penumpang2nya yang berkeluh kesah soal kesulitan mereka, padahal banyak juga lho diantara penumpang2 itu yang gajinya cukup besar..

Sampai pada satu pembicaraan, beliau berkata begini kepada saya, "Hidup di sini memang sulit. berapapun besarnya penghasilan ato gaji kita, kita pasti akan tetep merasa kurang..pada waktu gaji kita cuma 1 juta ato 2 juta, kita sering berpikir klo gaji kita 10 juta pasti kita bisa tercukupkan banget..tapi ternyata, pada saat gaji kita uda 10 juta, kok masih terasa kurang ya??"..beliau juga bilang pernah ada seorang wanita penumpang yang bercerita tentang kesulitan keuangan yang ia alami. padahal gajinya saat itu mencapai 5 juta rupiah perbulan..tapi kenapa masih terus kurang ya?? beliau lalu berkata begini, "GA PEDULI BERAPAPUN BESARNYA GAJI KITA..MANUSIA ITU EMANG UDAH GA PERNAH BISA MERASA BERSYUKUR..SELALU MERASA KURANG..PADAHAL KAN SEHARUSNYA KITA TUH BERSYUKUR ATAS APA YANG UDA KITA DAPAT..TAPI YA KITA EMANG UDA GA BISA LAGI BERSYUKUR ATAS APA YANG KITA DAPATKAN.."

Malam itu saya benar2 mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari Pak J dan Pak Purwanto..pertama2 dari Pak J..yah..sebagai seorang rakyat, saya memahami benar apa yang di alami pak J..himpitan ekonomi kadang memaksa kita untuk menyeruak keluar dan menghalalkan segala cara..demi hidup..demi keluarga..apa yang dia lakukan memang salah..saya percaya hati nuraninya sebenarnya ga mau melakukan itu..apa yang akan terjadi seandainya dia tertangkap???bagaimana dengan keluarganya??bagaimana dengan masa depan anak2nya??apakah ada dari kita yang sedikit saja pernah merasa peduli pada mereka??jangankan peduli pada orang2 seperti mereka..bahkan dengan apa yang uda kita dapet aja kita selalu merasa kurang??

Lalu dari Pak Purwanto..dia mengajarkan saya dan mengingatkan saya untuk selalu bersyukur atas apa yang udah kita dapatkan..dia hanya seorang sopir taxi..dia juga sama2 manusia..dia juga punya keluarga yang harus dia hidupi..penghasilannya juga tidak sebesar wanita penumpang tadi..tapi dia tetap bisa tersenyum, tertawa, bercanda, dan bertahan dalam situasi yang serba sulit ini..dia berkata toh kenaikan harga2 dan situasi sulit ini kan kita rasakan bersama2..ga cuma saya, kamu, atau orang2 tertentu saja..toh kenapa harus bersusah hati dan terus2an mengeluh??hidup ini udah susah..kok harus ditambahin dengan keluhan2 kita??jadi manusia toh ga boleh terus2an mengeluh..kesannya kita ga pernah bersyukur atas apa yang TUHAN berikan sama kita…

Malem itu gw bener2 berterima kasih sama TUHAN, karena TUHAN uda kasi pelajaran yang begitu berharga dari kedua sopir taxi itu…jadi inget sama Miss Erna guru les Inggris gw pas SMU..beliau pernah bilang, MAN IS NEVER CONTENTED..manusia tidak pernah puas..tapi mulai sekarang ini, gw akan belajar untuk terus mengucap syukur atas apa yang gw dapat, atas apa yang TUHAN udah berikan..jangan cuma gara2 masalah kecil kita langsung menyerah, bersungut2, mengeluh, dan menyalahkan TUHAN..bukankah dalam Alkitab Rasul Paulus pernah berkata demikian, "DALAM KELEMAHANKU, MAKA AKU KUAT…."..Ya, TUHAN memberikan ujian dan masalah pada kita agar kita semakin percaya padaNya..semakin KUAT di dalam DIA..so, apakah kalian masih akan terus mengeluh???

Monday, June 16, 2008

5.45 PM, Still in the office..

I’m a little bit happy today..yah..merasa seperti baru saja meletakan sebuah beban yang cukup berat..hehehe..

beberapa hari ini memang terasa cukup berat bwat dijalani..bahkan terkadang sangat berat..tapi aseli..seru banget jalaninnya..hehehe..maybe ini yang dinamakan "Nikmatnya Berada Dalam Tekanan"…hehehe..suerr dah..makin ditekan, makin tinggi kita akan melompat…hehehe..mirip2 sama PEGAS gitu…memang pada saat ini masalah blum selesai seutuhnya..thx ya bwat semua yang maybe da baca blog ini..thx juga bwat semua yang uda mendukung dalam segala hal baik sampai hal yang terkecil sekalipun.. berkat doa kalian, gw makin dikuatkan..hehehe..

yah..back again..masalah memang blum seluruhnya selesai..kadang gw mikir kalo masalahnya selesai, gw mungkin ga akan mengalami hal-hal yang lebih hebat lagi bukan??hehe..thx banget bwat TUHAN..to my Only Lord, Jesus Christ…The One and The Only GOD..Thanks for What He Has Made in my life..in my fam’s life..bwat semua yang sudah Dia berikan..many thanks…

Yah..ketika kita uda merasa ga mampu lagi..uda merasa ga sanggup lagi, ketika kita uda menyerah dan uda bener2 menyerahkan segalanya sama Tuhan, disitulah Tuhan akan menunjukan kuasaNya..sebenernya sih bisa aja Tuhan nunjukin kuasaNya langsung..tapi kan Dia pengen kita tuh Rendah Hati..ga sombong..ga merasa bisa..GA TINGGI HATI..cuma ya seringkali kitanya ini yang merasa kita tuh lebih pinter daripada TUHAN..

Setelah kita berserah dan TUHAN lalu menunjukan jalanNya, mungkin kita merasa bahwa jalanNya terlalu berat..mungkin dari berbagai sudut pandang pun kita merasa yang ada hanya kemunduran dan kemunduran, baik dalam hal ekonomi keluarga, keadaan diri, dan sebagainya..atau bahkan mungkin orang lain akan berpikiran sinis terhadap apa yang terjadi pada kita, atau ada juga dari mereka yang menawarkan bantuan baik berupa nasihat, masukan, kritik, saran, atau materi dan sebagainya..disini gw ga bermaksud untuk sombong atau seakan-akan tidak mau mendengarkan nasihat orang lain..tapi bolehlah kiranya gw katakan hal ini, "JANGANLAH PERNAH MENARUH HARAPANMU PADA MANUSIA..MANUSIA BUKAN ALLAH..MANUSIA BISA SAJA SALAH..KARENA KEBENARAN YANG SEJATI HANYA DATANG DARI ALLAH SAJA..DARI TUHAN SAJA…". Gw mau say thanks banget bwat semua yang uda memberi masukan bagi keluarga kami..terimakasih karena kalian peduli pada kami..dan Tuhan pasti melihat kebaikan hati kalian…namun disinilah inti dari semua ini..Apakah Kalian Benar2 SEUTUHNYA BERSERAH PADA TUHAN atau masih fifty2 dengan 50% ke TUHAN dan 50% ke manusia??

Ya..TUHAN maunya tuh kita 100% berserah ma DIA..bukan 99%…hehehe..memang berat banget..memang mungkin keliatannya keras kepala banget..tapi asal kita bersabar dan terus merendahkan diri dihadapanNya, percayalah..akan ada rencana yang terindah dan situasi yang terindah yang akan kamu alami…hehehehe..

Whew..thx banget bwat JC yang udah mengijinkan kami untuk mengalami dan menjalani hal ini…kami menyadari mungkin sebagian dari masalah ini memang berasal dari kesalahan kami..tapi kami lebih percaya..bahwa sebesar apapun masalah kami, kami PUNYA ALLAH YANG JAUH LEBIH BESAR LAGI…waw…I’m so happy today…with YOU LORD,I believe that Everythings Are Posible…GBU ALL…

Entah hari apa itu..sudah sekitar 1 atau 2 minggu yang lalu..

The Power Of Pressure..ya sebuah kekuatan dari tekanan..atau apalah..yang penting saya menyebutnya seperti itu.. Ya..sebuah gelombang tekanan yang cukup besar sepertinya sedang menghantam keluarga saya. Entah dari mana sumber dari semua ini, dan apa tujuan dari semua ini.

Dimulai dari Nyokap. Udah selama beberapa hari itu nyokap mengeluhkan rasa sakit di bagian perut. Bahkan katanya sampe ada pendarahan atau semacamnya. Ketika di periksa di dokter kandungan, katanya ada sejenis tumor rahim (setelah di USG). Namun thx GOD bahwa tumor ntu ga ganas. tapi ya masih kuatir juga sih soalnya klo setelah di kasi obat trus pendarahannya ga berhenti, itu harus dioperasi dan biayanya ga sedikit.

Trus dari Bokap. ada masalah finansial yang cukup berat yang harus dihadapi oleh ortu gw. Sebenernya sih ga terkait sama masalah BBM yang lagi naek ato demo2 ga jelas gitu sih..cuma ya cukuplah untuk bikin kepala pusing sama tensi darah meningkat..hehe..Bokap sempet kuatir banget sama masalah ini. sampe2 berniat untuk menjual salah satu rumah milik keluarga kami, karena dia merasa itulah jalan satu2nya.

Yah..tekanan demi tekanan sepertinya datang terus ke dalam keluarga saya. Rasa takut mulai menggelayuti keluarga kami. Namun. disitulah ternyata TUHAN seperti MEMAKSA kami untuk supaya kami KEMBALI padaNYA.

Saya percaya TUHAN tidak pernah memaksa kami untuk kembali dekat padaNYA. Namun inilah KEBIASAAN manusia. manusia baru ingat pada TUHAN nya ketika ia sedang dalam masalah. dan inilah yang terjadi pada keluarga saya. suatu malam, orang tua saya mengajak kami (ortu, saya, dan adik saya) untuk berdoa bersama. lalu kami berlutut dan berdoa bersama. ketika itu pikiran saya cukup bingung, karena doa bersama ini terakhir kami lakukan pada saat saya masih sekolah ( saya masih SMP, kalau saya tidak salah ingat ). namun kami tetap berdoa.

saya mulai mendengar Nyokap menangis, lalu Bokap juga menangis..saat itu saya hanya terdiam saja..saya hanya berserah kepada TUHAN saat itu dan hanya kata-kata pujian pada TUHAN saja yang keluar dari mulut saya tanpa saya memikirkan untuk memohonkan permintaan apapun pada TUHAN.

tak lama Nyokap mulai berkata2 dalam bahasa ROH seperti karunia yang ia miliki selama ini. saat itu saya tidak tahu sudah berapa lama saya terduduk seperti itu, yang saya sadari saat itu semua sudah selesai berdoa. Saya hanya tahu seperti ada yang menggerakan saya untuk berbicara demikian, "Jika kamu memang percaya padaKU, kenapa kamu MASIH RAGU??" awalnya saya hanya mendengar itu dalam hati saya. yang saya tahu saat itu saya mulai menangis, saya seperti sedang dimarahi dan saya mengakuinya..saya bersalah..kami sekeluarga bersalah. kata-kata itu terus terngiang di telinga saya.."KAMU BERKATA BAHWA KAMU PERCAYA PADAKU..BAHWA KAMU MENGAKU KAMU ADALAH ANAK-ANAKKU..TETAPI MENGAPA HATIMU RAGU PADAKU??MENGAPA KAMU TIDAK PERCAYA SEPENUHNYA PADAKU??"…hati saya serasa ditusuk2 begitu rupa, hingga akhirnya tanpa sadar saya mulai berteriak2 mengatakan kalimat-kalimat itu..orang tua dan adik saya mendengarkan saya mengucapkan kalimat2 itu. Mata saya masih terpejam saat orang tua saya menjamah tangan saya dan mengatakan kata-kata penyesalan..sampai akhirnya dengan sendirinya saya mulai mendapati kesadaran saya..dan saya mulai membuka mata saya..

perasaan saya saat itu sangat hancur..pedih sekali rasanya bahwa TUHAN menegur kami saat itu begitu rupa..membuka semua hal yang selama ini tersembunyi dengan rapi..dan seakan terlihat bagai semuanya baik2 saja…

Yah..Puji TUHAN atas semua ini..ternyata dibalik semua tekanan yang ada, dibalik semua kesulitan yang sedang kami hadapi, kami boleh tersadar dari mimpi-mimpi kami selama ini..selama ini sepertinya TUHAN sudah memberi kami banyak sekali kesenangan-kesenangan..karunia, kelimpahan, sukacita, dsb yang telah membuat kami lupa akan kebutuhan kami yang sebenarnya..bahwa manusia tidak hidup dari roti saja, bahwa manusia tidak bisa hidup TANPA TUHAN nya..

Well..This is The Power Of Pressure..kekuatan dari tekanan..seperti ada seorang yang berdoa pada TUHAN, untuk supaya TUHAN terus menerus MENGGANGGU hidupnya..supaya mata hati dan pikirannya selalu tetap tertuju pada TUHAN..

Ya..Kesenangan..mimpi-mimpi yang menjadi kenyataan..karunia..nikmat..dan kebahagiaan..seringkali membuat kita lupa pada TUHAN kita..biarlah kiranya kita meminta kepada TUHAN, bukan hanya sukacita semata..melainkan meminta agar TUHAN memberikan terus rasa HAUS dan RINDU akan belaian kasihNYA pada kita…Percaya bahwa TUHAN TIDAK AKAN MEMBIARKAN ORANG YANG PERCAYA PADANYA JATUH TERGELETAK KARENA TANGAN TUHAN AKAN MENOPANGNYA..NAMUN, BIARKAN JALAN DAN RENCANA TUHAN YANG TERJADI..KARENA SEKALIPUN KITA MERASA BAHWA JALAN TERJAL DAN BERLIKU, JIKA KITA TETAP PERCAYA, AKAN ADA BERKAT MENANTI DI UJUNG SANA…

At least, "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" - Ayub 1 :21 -

God Bless You All…

Older Posts »